Bank Neo Commerce

Gozco Capital Tingkatkan Kepemilikan BBYB, Prospek Bank Neo Commerce Cerah

Gozco Capital Tingkatkan Kepemilikan BBYB, Prospek Bank Neo Commerce Cerah
Gozco Capital Tingkatkan Kepemilikan BBYB, Prospek Bank Neo Commerce Cerah

JAKARTA - Pasar saham digital mulai tahun 2026 menunjukkan optimisme yang meningkat, terutama pada sektor perbankan berbasis teknologi. 

PT Bank Neo Commerce Tbk (BBYB) kembali menjadi sorotan setelah PT Gozco Capital menambah kepemilikan sahamnya secara signifikan. 

Aksi ini dipandang sebagai sinyal kuat kepercayaan investor institusi terhadap prospek pertumbuhan bank digital di tahun ini.

Gozco Capital membeli 207 juta saham BBYB dengan harga rata-rata Rp 474 per lembar, sehingga total nilai transaksi mencapai Rp 98,12 miliar. Dengan pembelian ini, kepemilikan Gozco Capital meningkat dari 7,76% menjadi 9,31%, setara dengan 1,24 miliar saham. 

Langkah ini disambut baik pasar, terlihat dari penguatan harga saham BBYB sebesar 5,49% ke level Rp 500 per saham.

Apresiasi Direksi dan Kepercayaan Pemegang Saham

Direktur Utama Bank Neo Commerce, Eri Budiono, menyambut positif aksi Gozco Capital. Menurutnya, peningkatan kepemilikan ini mencerminkan keyakinan yang semakin kuat terhadap arah transformasi dan kinerja bank.

“Kepercayaan tersebut tercermin dari kinerja perseroan. Hingga akhir kuartal III-2025, Bank Neo Commerce mencatat laba bersih sebesar Rp 464 miliar, tertinggi di antara bank digital sejenis,” ujar Eri. Capaian ini melonjak signifikan dibandingkan laba bersih Rp 4,06 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Eri menegaskan bahwa perseroan akan terus menjaga kinerja dan tata kelola sebagai fondasi pertumbuhan jangka panjang. Dukungan pemegang saham menjadi bukti strategi bank dalam memperkuat bisnis melalui pertumbuhan aset yang prudent, inovasi produk digital, dan pengelolaan risiko yang disiplin.

Peningkatan Profitabilitas dan Kualitas Aset

Dari sisi profitabilitas, Bank Neo Commerce menunjukkan peningkatan signifikan. Rasio return on assets (ROA) naik menjadi 3,45% dari sebelumnya 0,03%, sementara return on equity (ROE) melonjak ke level 16,96% dari 0,16%. 

Hal ini menandakan kemampuan perseroan dalam memanfaatkan aset dan modal secara efisien untuk menghasilkan laba yang kompetitif.

Selain itu, kualitas aset juga membaik. Rasio non-performing loan (NPL) gross turun dari 3,72% menjadi 2,92%, sementara NPL net membaik dari 0,99% menjadi 0,23%. Data ini menunjukkan pengelolaan portofolio kredit yang sehat, bahkan di tengah dinamika pasar yang fluktuatif.

Transformasi Digital dan Identitas Baru

Memasuki 2026, Bank Neo Commerce memperkenalkan identitas korporasi baru dengan tagline “Satu Bank Banyak Tujuan”. Pembaruan ini menegaskan komitmen bank untuk menghadirkan layanan keuangan digital yang inovatif, inklusif, dan relevan bagi masyarakat.

“Lima tahun perjalanan transformasi digital telah kami lalui. Kini kami memperbarui semangat untuk terus tumbuh bersama masyarakat Indonesia melalui layanan keuangan yang semakin bermanfaat,” tutup Eri.

Perubahan identitas ini bukan sekadar rebranding, tetapi juga bagian dari strategi jangka panjang untuk memperluas penetrasi layanan digital, meningkatkan pengalaman pelanggan, dan mendorong inklusi keuangan.

Dukungan Investor sebagai Sinyal Positif

Analis pasar menilai langkah Gozco Capital sebagai bentuk dukungan yang memberi dampak psikologis positif pada investor lain. Penambahan kepemilikan pada saham digital seperti BBYB memperkuat persepsi pasar bahwa bank digital memiliki fundamental yang solid dan prospek pertumbuhan yang jelas.

Investor institusi melihat ini sebagai indikator bahwa saham BBYB masih menjanjikan, dengan pertumbuhan laba, profitabilitas, dan kualitas aset yang terus membaik. Pergerakan harga saham yang menguat pada perdagangan terbaru menjadi bukti meningkatnya kepercayaan terhadap fundamental perseroan.

Prospek Pertumbuhan Bank Neo Commerce di 2026

Dengan dukungan modal tambahan dan kepercayaan investor, Bank Neo Commerce siap menghadapi tantangan 2026. Perseroan tetap berada di jalur transformasi digital yang berorientasi pada efisiensi operasional, inovasi produk, dan ekspansi layanan finansial inklusif.

Langkah strategis Gozco Capital sekaligus menegaskan bahwa Bank Neo Commerce memiliki fondasi kuat untuk pertumbuhan jangka panjang. 

Dukungan pemegang saham institusi serta pencapaian kinerja yang positif menjadi sinyal bahwa perseroan mampu mempertahankan stabilitas, menghadapi persaingan ketat, dan memanfaatkan peluang pasar digital yang terus berkembang.

Aksi pembelian saham oleh Gozco Capital memperkuat prospek positif Bank Neo Commerce di tahun 2026. Peningkatan laba, profitabilitas, kualitas aset, serta inovasi digital menunjukkan perseroan bergerak di jalur yang tepat. 

Investor institusi menilai langkah ini sebagai indikator fundamental yang solid dan potensi pertumbuhan jangka panjang yang menjanjikan.

Dengan strategi yang disiplin, dukungan pemegang saham, dan transformasi digital yang terus berlanjut, Bank Neo Commerce menunjukkan dirinya sebagai salah satu bank digital yang tangguh dan siap menghadapi dinamika pasar modern.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index