Polri Raih Apresiasi UN Women Atas Kepemimpinan Inklusif Dan Kesetaraan Gender

Jumat, 28 November 2025 | 13:09:34 WIB
Polri Raih Apresiasi UN Women Atas Kepemimpinan Inklusif Dan Kesetaraan Gender

JAKARTA - Kesetaraan gender di institusi kepolisian mendapat sorotan positif dari UN Women. 

Dalam upaya membangun budaya kerja yang lebih inklusif, Polri berhasil menunjukkan kemajuan signifikan melalui berbagai program dan penghargaan yang mendukung perempuan serta kelompok rentan. Langkah ini dianggap tidak hanya berdampak internal, tetapi juga mempercepat pembangunan sosial di Indonesia.

Polri Mendapat Penghargaan HeForShe 2025

Country Representative and Liaison to ASEAN UN Women Indonesia, Ulziisuren Jamsran, memberikan apresiasi atas komitmen Polri dalam mendorong kesetaraan gender melalui Polri Award in Support of the UN HeForShe Movement 2025 yang digelar pada Kamis, 27 November 2025.

Menurut Ulziisuren, kepolisian telah menampilkan langkah nyata dalam membangun budaya institusi yang inklusif dan responsif terhadap perempuan serta kelompok rentan. 

“Dengan menampilkan contoh nyata bagaimana kepolisian bekerja bersama masyarakat, mendukung perempuan, lansia, dan anak-anak, kita dapat membantu negara berkembang jauh lebih cepat. HeForShe merupakan bagian penting dari reformasi, perubahan budaya institusional, dan pembangunan negara,” ujarnya.

Acara ini menjadi salah satu momen penting untuk menegaskan peran kepolisian dalam membangun kepemimpinan inklusif, sekaligus meningkatkan kesadaran akan perlunya kesetaraan gender di lingkungan kerja.

Tujuan Polri Award

Polri Award in Support of the UN HeForShe Movement 2025 merupakan bentuk apresiasi bagi pimpinan kepolisian yang berperan aktif mendorong kesetaraan gender, pemberdayaan perempuan, serta kepemimpinan inklusif di satuan kerja masing-masing. 

Acara ini diselenggarakan oleh Staf Sumber Daya Manusia (SSDM) Polri sebagai bagian dari komitmen berkelanjutan terhadap pemberdayaan polisi wanita (polwan).

Senior Polwan RI, Irjen Pol. Arradina Zessa Devy, menekankan bahwa program ini merupakan hasil kolaborasi antara Polri dengan UN Women Indonesia dalam kerangka gerakan global HeForShe. Gerakan ini mendorong laki-laki menjadi mitra setara perempuan sekaligus agen perubahan untuk kesetaraan gender.

“Pelaksanaan penghargaan ini juga bertepatan dengan Hari Jadi ke-77 Polwan RI. Ini menjadi momentum penting untuk menegaskan komitmen Polri dalam pengarusutamaan gender dan pembentukan budaya institusi yang lebih setara dan inklusif,” jelas Irjen Pol. Arradina.

Dampak Positif bagi Internal Polri

Kegiatan ini tidak hanya memberikan penghargaan, tetapi juga menjadi contoh bagi seluruh satuan kerja Polri dalam menerapkan kepemimpinan yang responsif gender. Penguatan kesetaraan di internal organisasi diharapkan mampu menumbuhkan lingkungan kerja yang lebih sehat dan produktif bagi seluruh anggota.

Menurut Ulziisuren Jamsran, kemajuan Polri dalam hal kesetaraan gender dapat mempercepat pembangunan sosial Indonesia secara lebih luas. 

Dukungan terhadap perempuan, anak-anak, dan lansia menunjukkan bahwa institusi kepolisian bisa menjadi agen perubahan yang berperan penting dalam memajukan kesejahteraan masyarakat.

Inspirasi bagi Institusi Lain

Polri berharap praktik kepemimpinan responsif gender tidak hanya berhenti di kepolisian. Dengan penghargaan ini, diharapkan instansi lain dapat meniru langkah-langkah Polri dalam memperkuat prinsip kesetaraan dan inklusivitas.

Senior Polwan RI menambahkan bahwa penghargaan ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh pimpinan satuan kerja agar terus meningkatkan praktik kepemimpinan responsif gender. Dengan demikian, lingkungan kerja tidak hanya ramah perempuan tetapi juga mendorong pertumbuhan karier secara adil bagi semua anggota.

Peran HeForShe dalam Transformasi Budaya Institusi

HeForShe, sebagai gerakan global, menekankan pentingnya keterlibatan laki-laki dalam memperjuangkan kesetaraan gender. Polri menjadi contoh institusi yang berhasil mengadaptasi prinsip ini di Indonesia.

Kolaborasi Polri dengan UN Women Indonesia menunjukkan bahwa reformasi budaya institusi dapat berjalan seiring dengan penguatan kapasitas internal, termasuk pelatihan, mentorship, dan penghargaan bagi pimpinan yang mendorong inklusivitas.

Momentum Hari Jadi Polwan

Penyelenggaraan penghargaan bertepatan dengan Hari Jadi ke-77 Polwan RI, sehingga menjadi momen simbolis untuk menegaskan peran Polwan dalam memperkuat kepemimpinan responsif gender. 

Hal ini juga menegaskan komitmen institusi dalam memastikan keberadaan perempuan di posisi strategis dan mengurangi ketimpangan di internal kepolisian.

Komitmen Berkelanjutan

Polri menunjukkan bahwa pemberdayaan perempuan bukan sekadar program temporer, tetapi bagian dari strategi jangka panjang. Penghargaan dan kegiatan pendukung diharapkan mendorong budaya kerja yang inklusif dan memotivasi pimpinan untuk menerapkan kepemimpinan responsif gender di seluruh wilayah.

Dengan upaya ini, Polri menegaskan bahwa pembangunan institusi yang adil, inklusif, dan setara gender dapat menjadi contoh bagi sektor publik dan swasta, sekaligus mempercepat pembangunan sosial di Indonesia.

Penghargaan Polri Award in Support of the UN HeForShe Movement 2025 menegaskan peran Polri dalam mendorong kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan.

Dampak positif dari program ini tidak hanya terlihat di internal institusi, tetapi juga memberi kontribusi bagi pembangunan sosial di Indonesia. Inisiatif ini sekaligus menjadi inspirasi bagi institusi lain untuk memperkuat budaya inklusif dan kepemimpinan yang responsif gender.

Terkini

Cek paket Zalora: Panduan Lengkap Melacak Pesananmu

Minggu, 30 November 2025 | 12:17:46 WIB

Update Harga iPhone 13 di iBox Terbaru 2025

Minggu, 30 November 2025 | 12:17:45 WIB

10 Aplikasi Menulis di Android 2025

Minggu, 30 November 2025 | 10:17:06 WIB

Harga HP Tecno Pova 5 dan Spesifikasinya di Indonesia

Minggu, 30 November 2025 | 10:17:03 WIB